Kirab Gunungan Apem di Ruwahan Sesarengan Kampung Cokrodiningratan 2024

Cokro JUARA - Sabtu Pon, 2 Maret 2024 di sekitar waktu ba'da Ashar bertempat di Balai RW Kampung Cokrodingratan dalam suasana hujan deras, dilaksanakan kegiatan Ruwahan Sesarengan Kampung Cokrodiningratan Tahun 2024 dengan sajian utama Kirab Gunungan Apem yang diarak mengelilingi Kampung Cokrodiningratan. Acara Ruwahan Sesarengan Kampung Cokrodiningratan ini dihadiri oleh Mantri Pamong Praja Jetis, Lurah Cokrodiningratan, Seklur Cokrodiningratan, Perwakilan Dinas Kebudayaan DI Yogyakarta, Perwakilan Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Cokrodiningratan, Ketua LPMK dan BKM Cokrodiningratan, Ketua Kelurahan Budaya Cokrodiningratan, Ketua Kampung Cokrodiningratan, Ketua RW dan Ketua RT se Kampung Cokrodiningratan, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Kampung Cokrodiningratan serta Komunitas Susteran Jesus Maria Joseph.  


Dalam sambutannya, Ketua Panitia Kegiatan Ruwah Sesarengan Kampung Cokrodiningratan ini menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan penyelenggaraan tahun ketiga dari acara Ruwahan yang diinisiasi oleh Kober atau kepanjangan dari Cokro Bersatu sebuah organisasi di tingkat Kampung Cokrodiningratan yang bergerak di bidang sosial kebudayaan sebagaimana dalam sambutan oleh Ketua Panitia Kegiatan yaitu Bp Wahyu Herman Riyadi. Maksud diadakannya acara Ruwahan Sesarengan dengan sajian utama yaitu Kirab Gunungan Apem adalah dalam rangka untuk melestarikan gelar upacara adat untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Selain acara Kirab Gunungan Apem, Ruwahan Sesarengan juga mengadakan kegiatan kerja bakti bersih-bersih Makam Ngasem yang berada di Kampung Cokrodiningratan. Selain itu tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah dalam rangka silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antar etnis dan agama dari warga Kampung Cokrodiningratan. 


Lurah Cokrodiningratan, Andityo Bagus Baskoro, ST., M.Eng., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasihnya atas antusiasme dari warga Kampung Cokrodiningratan meskipun dalam suasana hujan lebat, tetapi menyempatkan dirinya untuk bisa berkumpul di Balai RW Cokrodiningratan dalam rangka Kirab Gunungan Apem dalam acara Ruwahan Sesarengan Kampung Cokrodiningratan Tahun 2024. Acara Ruwahan Bersama Kampung Cokrodiningratan yang kita selenggarakan pada hari ini bukan hanya sekadar tradisi turun-temurun, namun juga sebagai wujud rasa syukur kita atas berkah dan rahmat yang telah Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa berikan kepada kita sepanjang waktu.

Ruwahan merupakan momen yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi di antara kita, meningkatkan kebersamaan, serta berbagi kebahagiaan. Melalui acara Ruwahan Bersama Kampung Cokrodiningratan mari kita bersama-sama merefleksikan nilai-nilai kearifan lokal dan kebersamaan yang telah menjadi bagian dari identitas Kampung Cokrodiningratan. Mari kita lestarikan budaya dan tradisi kita, agar generasi mendatang juga dapat merasakan kehangatan dan kebersamaan seperti yang kita rasakan hari ini. SEMANGAT PANTANG MENYERAH, DENGAN SEGALA CARA TETAP “NGURI-NGURI“  FILOSOFI DAN BUDAYA JAWA, JANGAN SAMPAI HILANG DITELAN MODERNISASI DAN GLOBALISASI. “OJO NGANTI WONG JOWO ILANG JOWONE”. Acara Ruwahan Sesarengan Kampung Cokrodiningratan 2024 ini terselenggara atas Dana Kelurahan Cokrodiningratan Tahun 2024. Kedepannya di Tahun 2025, Kelurahan Cokrodiningratan akan melaksanakan 3 acara Upacara Adat yaitu Ruwahan untuk Kampung Cokrodiningratan, Saparan untuk Kampung Cokrokusuman dan Merti Code untuk Kampung Jetisharjo. Semoga alokasi anggaran dari Kelurahan ini akan semakin membuktikan bahwa Kelurahan Cokrodiningratan telah semakin dekat dalam mewujudkan keberadaan Kelurahan Budaya Cokrodiningratan.


Sebelum dilaksanakan kegiatan Kirab Gunungan Apem terlebih dulu dilaksanakan kegiatan doa bersama lintas agama yang dipimpin oleh Kaum Masjid Al Jihad, Bp. Dewanggono. Doa bersama yang dipimpin secara muslim oleh Kaum Masjid Al Jihad ini juga dihadiri juga oleh Komunitas Susteran Jesus Maria Joseph (SJMJ).