Tourism Ramadhan 1446 H: Ngabuburit Inspiratif Bersama STP AMPTA Yogyakarta di KASANINGRAT

Cokrodiningratan - Pada hari Selasa, 18 April 2025 bertempat di Pendopo Kelurahan Cokrodiningratan, Lurah Cokrodiningratan beserta Tim dari KASANINGRAT menerima kunjungan dari Rombongan Mahasiswa STP AMPTA Yogyakarta yang dipimpin langsung oleh Dr. Destha Titi Raharjana, S.Sos., M.Si. dan Lalu Abdul Azus, S.Par yang merupakan pengajar dari STP AMPTA Yogyakarta.
Dr. Destha Titi Raharjana, S.Sos., M.Si. yang juga peneliti Pusat Studi Pariwisata UGM dalam sambutannya menyampaikan bahwa ini adalah kunjungan kedua kami di Bulan Ramadhan 1446 H, setelah sebelumnya tanggal 14 Maret 2025 kami juga diterima di Balai Cokrokembang RW 10 Cokrokusuman Kelurahan Cokrodiningratan. Maksud kedatangan kami dengan romobongan mahasiswa yang berbeda dari Mata Kuliah Perencanaan Produk Pariwisata II Program Studi Pariwisatan STP AMPTA Yogyakarta, masih sama yaitu ingin mempelajari terkait :
1. Peran Serta Tokoh Perempuan di Kampung Wisata Cokrodiningratan (KASANINGRAT)
2. Manajemen Pengelolaan Sampah di Kampung Wisata Cokrodiningratan (KASANINGRAT)
3. Manajemen Ketahanan Pangan di Kampung Wisata Cokrodiningratan (KASANINGRAT)
4. Manajemen Mitigasi Bencana di Kampung Wisata Cokrodiningratan (KASANINGRAT)
Lurah Cokrodiningratan, Andityo Bagus Baskoro, ST., M.Eng., dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya sangat senang dan bahagia bisa menerima STP AMPTA Yogyakarta untuk yang kesekian kalinya karena memang kerjasama yang sangat erat dengan dunia perguruan tinggi sangat diperlukan untuk pengembangan Kampung Wisata yang ada di Kota Yogyakarta ini.
KASANINGRAT sebagai satu-satunya Kampung Wisata di Dekat Tugu yang merupakan bagian dari sumbu filosofis UNESCO ini mengusung Visinya Sebagai Kampung Wisata Pelestari Lingkungan dan Pengawal Keberagaman sangat cocok bagi tempat belajar bagi adik-adik Mahasiswa yang bermaksud mempelajari Pengelolaan Sampah, Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana serta Peran Tokoh Wanita dalam Pemberdayaan di KASANINGRAT.
Kelompok Mahasiswa STP AMPTA Yogyakarta yang mempelajari Peranan Tokoh Wanita dalam Pemberdayaan Masyarakat di KASANINGRAT dibawa bertemu dengan Ibu Sri Darto yang merupakan Wakil Kepala Sekolah SMKN 7 Kota Yogyakarta. Ditengah-tengah kesibukannya sebagai seorang Guru ASN, beliau tidak melupakan kesibukannya sebagai Ketua Komisi Lansia Kelurahan Cokrodiningratan, Ketua Bank Sampah Kantong Rejeki RW 04, sekaligus sebagai Ketua Gapoktan Kemantren Jetis.
Sementara Kelompok Mahasiswa STP AMPTA Yogyakarta lainnya yang mempelajari Pengelolaan Sampah di KASANINGRAT, dibawa untuk bertemu dengan Ibu Fitri Lanting sebagai Direktur Bank Sampah Dadi Mulyo RW 03. Disana kelompok mahasiswa tersebut menerima penjelasan terkait pengelolaan sampah yang dilakukan oleh warga RW 03 Cokrodiningratan. Untuk Sampah Bosok/Sisa Makanan dan Olahan Dapur, ada Biopori, Ember Tumpuk dan Maggot yang bisa dipakai sebagai pengolah Sampah Organik menjadi Kompos. Sementara itu Sampah Anorganik/Rosok yang masih memiliki nilai manfaat ditimbang dan dikumpulkan untuk dijual.
Kelompok Mahasiswa STP AMPTA Yogyakarta lainnya yang mempelajari terkait Ketahanan Pangan juga dibawa ke Kebun Kelompok Tani (Poktan) Sami Mulyo RW 03. Disana mereka bertemu langsung dengan Pak Lukman sebagai Ketua Poktan Sami Mulyo RW 03 Cokrodiningratan. Mahasiswa mempelajari terkait pemanfaatan lahan sempit perkotaan untuk dipakai sebagai tumbuhnya berbagai ragam jenis sayuran yang bisa dikonsumsi. Selain itu integrasi antara Poktan Samimulyo RW 03 dan Bank Sampah Dadimulyo RW 03 dalam hal penyediaan kompos memungkinkan bagi Poktan Samimulyo untuk Swasembada Kompos. Sementara itu Bank Sampah Dadimulyo RW 03 memanfaatkan hasil pertanian dan perikanan Poktan Samimulyo RW 03 sebagai sarana promosi bagi nasabah baru Bank Sampah, dimana mereka mempromosikan bahwa sampah rosok bisa ditukar dengan sayuran dan ikan segar yang diambilkan dari hasil Poktan Samimulyo RW 03.
Kelompok terakhir Mahasiswa STP AMPTA Yogyakarta yang mempelajari terkait Mitigasi Bencana, dibawa untuk melihat Peta Mitigasi Bencana yang ada di Balai RW Cokrodiningratan sekaligus diajak ke Taman Robin RTHP RW 08.
Di Taman Robin RTHP RW 08 rombongan Mahasiswa akan melihat secara langsung keberadaan Early Warning System (EWS). Mereka kemudian dijelaskan cara kerjanya oleh KTB Cokrodiningratan dan bagaimana EWS bisa menyelamatkan warga yang ada di bantaran Sungai Code saat terjadi bencana banjir.
Setelah semua kelompok Mahasiswa mempelajari sesuai ketugasannya lantas mereka kembali ke Pendopo Kelurahan untuk persiapan menyantap hidangan berbuka puasa yang masih menyajikan Paket Dhahar Kembul.
Acara kemudian ditutup dengan sesi Diskusi dan Foto Bersama.